Valentine’s Day Lektor Paroki Santo Andreas dan Paroki Keluarga Kudus Cibinong

VALENTINE’S DAY LEKTOR PAROKI ST. ANDREAS DAN PAROKI KELUARGA KUDUS CIBINONG

Minggu, 17 Februari Lektor Paroki st. Andreas kedatangan tamu istimewa, yaitu teman-teman lektor dari Paroki Keluarga Kudus Cibinong. Ini merupakan kegiatan kami yang pertama, dan puji Tuhan semua berjalan dengan baik dan lancar. Acara yang semula dimulai pukul 10.00 terpaksa harus mundur, dikarenakan tim lektor dari PKKC terhambat untuk keluar dari parkiran gereja, tetapi itu tidak mematahkan semangat mereka untuk berkunjung ke paroki St. Andreas. Peserta dari lektor PKKC terbilang cukup banyak sekitar 25 orang, sedangkan dari paroki St. Andreas 20 orang.


Acara dimulai pukul 10.30 bertempat di Bumi Maria Sareng Para Rasul diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Bapak Andries selaku Koordinator Liturgi, kemudian dibuka dengan games oleh Celine dan Reni, yang membuat games semakin seru membuat suasana semakin meriah, tak lama yang pasti ditunggu oleh sebagian orang, yaitu sesi foto bersama, walaupun cuaca semakin panas tidak membuat semangat kami mudur untuk berfoto. Setelah berfoto kami berpindah tempat di ruang OMK untuk coffee break yang dilanjutkan dengan sesi oleh Romo Alfons yang mengambil tema tentang Spiritualitas dalam pelayanan.









Sesi kali ini dikemas secara apik dan unik sekali, yaitu kami dibagi menjadi dua kelompok dengan masing-masing kelompok mempunyai statement sendiri dan kami harus mempertahankan statement yang diberikan oleh Romo Alfons. Untuk kelompok pertama diberikan statement lektor sebagai Pelayanan dan kelompok kedua diberikan statement lektor sebagai Pekerjaan. Dalam sesi ini kami diminta untuk memberikan alasan kenapa menjadi seorang lektor adalah Pekerjaan dan Pelayanan, Romo Alfons sebagai penengah dan moderator membimbing kami untuk memberikan pernyataan-pernyataan yang kemudian dapat disanggah oleh kelompok yang lain secara bergantian, sehingga seluruh peserta dapat memberikan pendapat mereka.









Ternyata begini rasanya kalau sedang berdebat, kami berasa seperti sedang debat antar paslon, dan ketika sudah waktunya habis Romo Alfons memberikan penjelasan mengapa beliau memberikan sesi seperti ini, romo mengatakan bahwa pernyataan yang kami debatkan semuanya benar. Jika kita seorang pekerja apabila tidak ada yang menghargai kita akan berhenti, akan tetapi jika tidak ada yang menganggap , kita tetap maju itu yang dinamakan pelayanan. Pelayanan dibutuhkan komitmen kita agar setiap pelayanan kita dapat berguna bagi semua orang.

Ada satu pernyataan yang menarik dari Romo Alfons :
Perbedaan antara PEKERJAAN dan PELAYANAN
Bila anda melakukannya selama ada waktu luang, itulah PEKERJAAN
Bila anda melakukannya meskipun mengganggu aktivitas anda, itulah PELAYANAN
Bila anda berhenti karena tidak ada yang berterimakasih kepada anda, itulah PEKERJAAN
Bila anda terus bekerja walaupun tidak pernah dikenal siapa pun, itulah PELAYANAN
Bila anda melakukannya untuk diri sendiri, itulah PEKERJAAN
BIla anda melakukannya untuk TUHAN, itulah PELAYANAN
Bila anda melakukannya demi kehormatan diri, itulah PEKERJAAN
Bila anda melakukannya demi Kemuliaan Tuhan, itulah PELAYANAN
Bila anda merasa telah banyak berkorban dan layak mendapatkan upah, itulah PEKERJAAN
Bila anda terus merasa belum cukup melakukan apa-apa dan terus ingin melakukan lebih, itulah PELAYANAN

Acara kami ditutup dengan sharing program kerja dan tentunya tukar coklat, untuk merayakan valentine’s day.

Kami berharap semoga anggota lektor Paroki St. Andreas semakin maju dalam tugas dan pelayanan, memiliki komitmen yang kuat dalam pelayanan. Dan tidak lupa kami mengharapkan kehadiran kalian semua untuk ikut bergabung bersama kami di Tim Lektor Paroki St. Andreas. Semoga tim lektor paroki St. Andreas menjadi tim yang solid dan berkomitmen. Tuhan Memberkati

(Marqilla)

Leave a Reply